NEWS SUMBAWA

Disnaker KSB Gelar Job Fair, 50 Perusahaan Akan Buka Lowongan Kerja

Sumbawa Barat, Magaparangnews — Sebanyak 50 Perusahaan yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang merupakan sub kontraktor dari PT. Aman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) akan membuka lowongan pekerjaan untuk tenaga kerja lokal.

PT. AMNT itu sendiri, merupakan grup perusahaan penambangan dan pengolahan tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia yang mengoperasikan tambang Batu Hijau di Kecamatan Maluk-KSB.

Menariknya, ke-50 perusahaan tersebut bakal membuka lowongan pekerjaan secara mandiri yang di inisiasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KSB melalui kegiatan Job Fair 2022.

“Kegiatan Job Fair ini kami rencanakan akan berlangsung di Komplek KTC selama dua hari, tepatnya pada tanggal 15-16 Agustus 2022,” kata Ir. H. Muslimin, M.Si selaku Kepala Disnakertrans KSB saat Konprensi Pers di Rumah Kebun, Selasa (2/7/2022).

Ia menjelaskan, bahwa tujuan kegiatan tersebut agar setiap perusahaan diwajibkan membuat job kebutuhan tenaga kerja secara transparan dan disampaikan dalam bentuk brosur sehingga diketahui oleh masyarakat terkhusus kepada para pencari pekerjaan

“Hal ini agar memudahkan para pencari kerja mempunyai persiapan sesuai kebutuhan, dan job lamaran dilaporkan ke kami (Disnakertrans),” ujarnya.

Data sementara, kata H. Muslimin, bahwa Perusahaan yang siap mengikuti acara Kegiatan Job fair baru ada 50 perusahaan yang siap ikut dari 195 perusahaan yang ada di KSB.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempermudah pencari kerja mendapatkan informasi Job Naker pada masing -masing Perusahaan, dengan target masing-masing perusahaan merekrut tenaga kerja minimal 5 orang, baik itu yang Skill maupun non Skill diluar kebutuhan 1200 untuk pembangunan pabrik Smelter melalui satu pintu.” Ucap Kepaladinas

” Job fair berthema gotong royong ini, untuk memudah para pencari kerja mendapatkan informasi yang akurat pada masing-masibg perusahaan sesuai kebutuhan, dan masyarakat dapat mengikuti kegiatan tersebut guna memperoleh informasi Job Kerja secara transparan dan akuntabel ” imbuhnya H. muslimin

Menurut H. Muslimin, salah satunya indikator keberhasilan dunia adalah mengurangi angka pengangguran, khususnya di kabupaten Sumbawa Barat, maka dengan program Job fair ini sedikit tidak bisa mengurangi angka pengangguran di kabupaten Sumbawa Barat ini.

” Job fair merupakan salah satu cara informasi kebutuhan tenaga kerja pada masing-masing perusahaan secara terbuka, sesuai dengan perda nomor 13 tahun 2017 yang dimungkin perusahaan melakukan rekrutmen sendiri calon tenaga kerja yang dilaksanakan secara terbuka dan transparan, yang berkoordinasi dengan dinas terkait, ” Urainya.

Sekali lagi yang perlu dingat kata H Muslim adalah, bahwa job fair bukan dari bagian tenaga kerja 1200 yg dibutuhkan , tujuannya adalah untuk membuka ruang informasi rekrutmen tenaga kerja yang akan datang sesuai kebutuhan.

Target diselenggarakan job fair tersebut, dengan 50 perusahaan yang mengikuti, maka akan membuka kesempatan kerja baru minimal 250 tenaga kerja dengan komposisi masing-masing perusahaan merekrut 5 tenaga kerja secara bertahap sesuai kebutuhan perusahaan nantinya, baik itu Naker Skill dan non Skill.

“Kegiatan Job fair tersebut tujuan utama adalah untuk menimalisir proses naker di luar jalur, untuk itu job fair untuk mengetahui jumlah naker yang dibutuhkan kedepannya,” pungkasnya.(Mn-Wen)

Related posts

Narasi Kampanye Paslon Firin-Fud Dikritisi Bawaslu Sumbawa Barat

Redaksi Magaparang

Kembali, 22 Kelompok Dapat Sentuhan dari Muhammad Nasir

Redaksi Magaparang

RSUD Asy-Syifa Mengucapkan Selamat Atas Penganugrahan Satyalencana Bupati KSB oleh Presiden RI

Redaksi Magaparang

Leave a Comment