NEWS SUMBAWA

LPK Rum Inovasi Resmi Gelar Pemagangan Perdana Dalam Negeri, Semua Pihak Diharapkan Bisa Bersinergi

Jereweh, Magaparangnews — Dalam rangka memperoleh tenaga kerja yang berkualitas dan terampil, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Rum Inovasi Teknik menggelar Pemagangan Dalam Negeri perdana yang diikuti 90 orang peserta pada, Kamis pagi (01/04/2021).

Acara presmian pemagangan bertempat di area kantor LPK Rum Inovasi Mandiri wilayah Dusun Menyan, Desa Belo Jereweh. Dimana kegiatan pendidikan dan pemagangan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu upaya membantu Pemerintah dalam rangka mengurangi tingkat pengangguran di Sumbawa Barat.

Sementara Yutphi Iriandi, ST selaku Direktur dari LPK Rum Inovasi Teknik menyampaikan dalam sambutannya, bahwa tujuan hadirnya LPK ini untuk meningkatkan skill pemuda agar siap bersaing dan jangan sampai pemuda kita menjadi penonton di daerahnya sendiri.

Yutphi Iriandi, ST Direktur LPK Rum Inovasi Teknik saat menyampaikan kata sambutan

“Selain itu, kita ingin meminimalisir teman-teman yang memiliki skill namun tidak memiliki sertifikat, sehingga tidak ada alasan perusahaan atau tambang dimanapun ketika orang punya skill namun tidak mempunyai sertifikat tidak bisa diterima bekerja,” jelas Yutphi sapaan akrab pimpinan LPK Rum Inovasi Teknik ini.

Lebih lanjut Yutphi mengatakan, Itu menjadi acuannya sekarang sehingga beberapa pencari kerja tidak diterima hanya karena tidak memiliki sertifikat.

“Sehingga dengan lahirnya LPKS ini dapat mengakomodir angkatan kerja yang ada, kita bisa up grade skill para pemuda dan terutama bagi pemuda yang sertifikatnya mati, dan itu esensi dari didirikan LPKS itu sendiri,” papar Yutphi.

Selain itu, lanjutnya kepada media ini, kami juga menginginkan keterlibatan dari pihak PT AMNT dari aspek pemberdayaan masyarakatnya agar bisa bermitra dengan LPKS kami, seperti dari kegiatan shut down agar masyarakat bisa berkontribusi,” kata Yutphi.

Ia juga mengharapkan, agar dinas terkait yang membidangi ketenagakerjaan dapat bersinergi dan melakukan kerjasama ketika ada program yang sama dengan LPKS.

Dalam penyampaian sambutan, dijelaskan juga oleh Yutphi, bahwa LPKS Rum Inovasi Tekhnik ini umurnya masih relatif muda, karena kami merilisnya tahun 2020 tepatnya pada tanggal 1 Agustus 2020.

“Dimana Pada tanggal 3 Maret 2021 LPKS lulus akreditasi di lembaga akreditasi pusat di Jakarta dan alhamdulillah tinggal menunggu sertifikatnya diterbitkan dari Jakarta,” ulasnya.

Kemudian dilanjutkannya dalam sambutan itu, bahwa pada tanggal 1 februari kami melalui lembaga sertifikasi profesi badan pelatihan kerja surabaya kami melakukan seleksi tempat uji kempetensi.

“Alhamdulillah juga, sertifikat diberikan kepada LPKS pada 1 februari 2021 yang meliputi 6 PUK yaitu welding, kelistrikan, refrigerasi service AC, bubut, disign drawing motor dan mobil,” pungkas Yutphi dengan semangat.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa Barat, Ir.H. Muslimin, M.Si mengatakan, Program pemagangan ini merupakan salah satu solusi yang dilakukan oleh pemerintah khususnya di Kementerian Tenaga Kerja dari pusat sampai dengan daerah untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka yang ada di KSB.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbawa Barat, Ir.H. Muslimin, M.Si 

“Khususnya di KSB sejauh ini pada tahun 2019 tingkat pengangguran terbuka kita 5,52% dan sudah dirilis angka terbaru tahun 2020 sekitar 5,50 % sekitar, itu artinya masih tinggi KSB no 2 setelah kota Mataram,” ucap Kadis Muslimin.

Sambung Kadis Muslimin, jadi sejak dilanda Pandemi Covid-19 ini, banyak teman-teman kita yang berhenti bekerja dan begitu juga yang dari luar negeri pulang bekerja. Dan sebagai informasi, bahwa yang sudah pulang dari luar negeri dari data yang tercatat sampai hari ini ada 68 orang yang legal dan ada sekitar 350 orang yang masih ilegal.

“Itu artinya, lebih banyak pekerja ilegal yang berangkat jika dibandingkan dengan legalnya, oleh karena itu pemerintah melalui satu kanal keberangkatan pekerja ke luar negeri dan harus memegang sertifikat sehingga bisa mengurangi keberangkatan-keberangkatan yang ilegal,” tambahnya.

Lebih jauh Kadis Muslimin mengatakan, Bahwa setiap pelatihan merupakan suatu langkah kecil diawal yang menentukan langkah besar berikutnya. Program pendidikan dan pemagangan yang digelar LPKS ini kami anologikan beli satu dapat tiga.

“Dimana Peserta didik kita selain mendapat pendidikan, tapi juga mendapatkan sertifikat dan sekaligus bisa melakukan pemagangan dalam negeri,” cetusnya.

Dengan adanya pendidikan dan pemagangan ini diharapkan, agar terjadi ikatan secara emosional antara yang magang dengan pimpinan perusahaan dan karyawannya. Karena sesungguhnya mereka bekerja harus memperhatikan tiga hal yang kami istilahkan KPK yaitu kinerja, prilaku dan kesehatan.

Nampak H. Yuda Jayadikarta Head Social Impact PT AMNT menyempatkan hadir diakhir acara dan mendukung penuh lahirnya LPKS Rum Inovasi Teknik

“Semua yang ada dilingkar tambang menganut 3 filosopi, tanpa itu mereka tidak akan bisa bekerja. Jadi bagaimanapun hebat dan pintarnya kita, kalau kurang disiplin maka bisa saja itu menjadi sebuah penilaian yang berujung pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Oleh karena itu, kami harapkan kepada seluruh peserta ikutilah acara pemagangan dan pelatihan ini selama 5 bulan dan mengikuti program pemagangan dengan prusahaan yang ditunjuk oleh LPKS.

Masih keterangan Kadis Muslimin, sebenarnya kami menghadirkan Bappeda Disni Untuk mendukung program pemagangan ini, karena salah satu program prioritas Bupati diperiode kedua ini adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Melalui pelatihan yang kita lakukan ini, maka pada akhinya mereka akan memperoleh sertifikat dari BNSP yang nantinya akan didaftarkan langsung oleh pimpinan LPKS sehingga mereka dimanapun dan kemanapun memperoleh akses bekerja lebih mudah karena sesuai yang dipersyaratkan,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, kami bercita-cita bahwa satu-satunya LPKS di Sumbawa Barat ini menjadi locus atau menjadi pintu masuk bagi teman-teman pencari kerja, dan bila perlu kita usulkan seperti Peraturan Bupati (Perbup), sehingga orang yang datang dari luar tidak bisa masuk bekerja sembarangan.

“Tentu sesuai mekanisme yang berlaku yaitu melalui pintu LPKS, yaitu terlebih dahulu harus memperoleh akreditasi dan diseleksi untuk dilihat kompetensinya sehingga baru bisa masuk sesuai dengan kategori skill, intinya disertifikasi oleh LPKS sebelum memasuki lamaran,” paparnya.

Sehingga kita harapkan LPKS ini menjadi lokomotif dalam mengurangi angkatan kerja yang relatif banyak saat ini. Dan mudah-mudahan dengan pelatihan dan pemagangan ini bisa mengurangi tingkat pengangguran yang ada di KSB.

“Maka melalui pembukaan ini, atas ijin kita semua dengan mengharapkan ridho Allah SWT pelatihan yang dilaksanakan LPKS Rom Inovasi Teknik Jereweh maka secara resmi kami nyatakan dibuka,” tutup Kadis Muslimin mengakahiri sambutannya.

Sebagai informasi, Pelatihan Pemagangan Dalam Negeri yang dilaksanakan LPKS dibawah Pimpinan Yutphi Iriandi, ST bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KSB serta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB.

Turut hadir dalam kegiatan presmian LPKS antara lain, Bappeda Sumbawa Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KSB, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata KSB, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Pendidikan KSB, Sekcam Jereweh, Danramil Jereweh, Kabid Lantas Penta Disnakertrans KSB, Kasi Penempatan Tenaga kerja, Kasilantas Pelatihan Peningkatan Produktifitas, Kasubag Umum dan Kapegawaian Disnaker KSB, Kepala UPTD Tingkat SMA, Kepala Sekolah SMK/SMA Dapil III, Seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Jereweh dan Direktur LPS Rum Inovasi Tekhnik beserta jajaran.(Mn-Wendy)

Related posts

Komunitas Pemuda Binaan Ilham Yunus Tolak Kotak Kosong

Redaksi Magaparang

DPC MOI Sumbawa Sukses Gelar Rakercab Pertama

Redaksi Magaparang

Amir Jawas Tuding Kebijakan PT AMNT Sengsarakan Masyarakat Lingkar Tambang

Redaksi Magaparang

Leave a Comment