NEWS PEMERINTAH DESA SUMBAWA

Ciftakan Masyarakat Religi, Kades Baihaqi Galakkan Program Gerakan Goa Mengaji

Jereweh, Magaparangnews — Dalam rangka menciftakan masyarakat yang religi, Pemerintah Desa Goa Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), galakkan program Gerakan Goa Mengaji (GGM). Kegiatan keagamaan ini, dilaksanakan rutin setiap malam jum’at yang bertempat di central rumah adat Desa Goa.

Semua pihak menyambut positif dan sangat antusias lahirnya program gerakan goa mengaji tersebut. Dimana ide besar program ini dicetus oleh Kepala Desa Goa.

” Tujuan dari kegiatan GGM tidak lain adalah untuk menciptakan masyarakat yang religi, membangun jiwa yang bersih, dan menyatukan silaturrahmi antara masyarakat sehingga dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ungkap Baihaqi Kepala Desa Goa saat ditemui media Magaparang News, Jum’at 2 April 2021.

Nampak Warga Desa dan Generasi Muda Desa Goa Sangat Antusias Mengikuti Program Gerakan Goa Mengaji (GGM)

Menurut Kades Baihaqi, Pemerintah Desa Goa mendukung penuh program gerakan goa mengaji ini agar masyarakat dan terutama generasi muda lebih cinta dan dapat membumikan Al-quran.

” Kita prihatin dengan kondisi masyarakat desa yang mulai terpengaruh perkembangan teknologi dan mulai meninggalkan kegiatan-kegiatan positif, khususnya dalam hal ibadah,” jelas Kades Baihaqi.

Lanjut Kades Baihaqi, budaya mengaji pada saat ini semakin berkurang, karena banyak pengaruh dari teknologi dan pergaulan.

” Untuk itu gerakan goa mengaji ini dilakukan untuk mengajak aparatur desa dan warga untuk kembali membaca al-qur’an secara rutin. Kita buat komitmen upaya untuk memahami kajian al-Qur’an terutama melakukan hapalan kita bersama-sama mulai dari membaca al-fatihah dengan artinya,” kata Kades Baihaqi.

Masih Keterangan Kades, makin lama mengaji di masjid maupun dirumah ini makin hilang, karena ada pengaruh oleh handphone, televisi, tanpa ada kontrol waktu.

” Pemdes goa ingin menyeimbangkan hal-hal yang sifatnya fundamental ini, agar tradisi dan budaya leluhur kita yang mencintai al-qur’an tidak tergerus pengaruh zaman di era moderenisasi seperti saat ini,” paparnya.

Dikatakannya, program ini termasuk kegiatan pembinaan mental dan spiritual anak. Dan dinilai sangat bermanfaat dalam menekan kenakalan remaja yang sudah mulai mengkhawatirkan.

” Program ini (Gerakan Goa Mengaji, red) tidak akan terwujud seandainya tidak ada komitmen, kemahuan yang kuat, serta dukungan dari semua pihak. Oleh sebab itu, kami minta Kadus dan RT agar program magrib mengaji ini bisa digalakkan,” tegas dia.

Terakhir Kades Baihaqi menjelaskan, khusus bulan ramadhan kita manfaatkan masjid sebagai tempat kegiatan keagamaan kita, agar gerakan goa mengaji selama bulan ramadhan berjalan optimal.

” Kita isi bulan ramadhan dengan cara mengajak anak-anak kita, agar bisa berpartisifasi selama kegiatan di bulan suci ramadhan ini. Mari kita isi kegiatan kita selama bulan suci ramadhan dengan hal-hal positif pungkasnya.(MN)

Reporter : Raden Sujono (Jefi)

Related posts

Dikunjungi Pengurus DPW PKB, Ketua DPC PKB KSB Lakukan Penyegaran Pengurus

Redaksi Magaparang

Laporan Dugaan Korupsi Kades Kiantar Tahun 2020, Masuk Meja Kejari KSB

Redaksi Magaparang

Usulan PT. AMNT Tunda Pembangunan Smelter Ditolak Pusat

Redaksi Magaparang

Leave a Comment