NEWS PEMERINTAH DESA

Kades Goa Nilai Program Pamsimas Gagal, Karena Tidak Bisa Dimanfaatkan Warga

Jereweh, Magaparangnews — Kepala Desa Goa Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), menilai Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang dilaksanakan di Desa Goa gagal total. Pasalnya, keberadaan dari program tersebut tidak bisa dimanfaatkan warga sekitar.

Diketahui program pamsimas Desa Goa menelan anggaran yang cukup besar. Dimana kegiatannya dilaksanakan mulai tahun 2018 yang bersumber dari anggaran DAK Provinsi.

Menurut Kepala Desa Goa, Baihaqi bahwa yang punya program Pemerintah Provinsi yang kemudian dikelola oleh satu perusahaan dan yang bertindak sebagai pelaksananya Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa setempat.

” Sangat disayangkan, banyak anggaran yang keluar tapi fungsinya sampai saat ini tidak mampu mendistribusikan air kepada warga. Dan pernah dilaksanakan uji coba beberapa hari, namun sampai saat ini tidak jalan,” ungkap Kepala Desa Goa Baihaqi kepada media ini diruang kerjanya, Senin pagi (22/2/2021).

Gambar program Pamsimas Desa Goa yang gagal karena dari fungsi dan keberadaannya tidak dapat dimanfaatkan warga  

Sambung Kades Baihaqi, sekarang ada proyek pengembangan dari dana Dak yang merupakan kelanjutan Pamsimas itu sediri. Namun sebelum melaksanakan program selanjutnya, alangkah baiknya memperbaiki dulu kualitas pada program sebelumnya.

” Yang sudah dijalankan saja tidak beres, sudah mau melaksanakan program yang lain. Tapi saya sampaikan, ketika masih menggunakan pipa yang sama lebih baik jangan, karena saya yakin tidak akan berfungsi dan tetap akan menjadi program gagal,” cetus Kades.

Disampaikan Kades Baihaqi, banyak warga yang menolak program Pamsimas karena tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Sehingga, mau tidak mau kita harus mengganti sturuktur kepengurusan didalam tata pelaksana kegiatannya.

” Selain itu, kami dari Pemdes Goa meminta infrastrukturnya harus sesuai dengan harapan warga, sehingga dari aspek fungsi dan kegunaannya dapat dirasakan,” jelasnya.

Yang jadi masalahnya dalam program Pamsimas, lanjut Kades Baihaqi, bahwa Desa Goa punya tangki penampung yg dibuat tahun 2019. Namun sangat disayangkan, lokasi yang digunakan hanya pinjam pake.

” Seharusnya setiap program pemerintah yang masuk, ketika dalam memanfaatkan satu lokasi untuk pemasangan tangki atau pompa harus diclearkan dan paling tidak lahannya dibeli. Ketika pemilik lahan sudah tidak mau menjadikan lahannya sebagai tempat penampungan air, maka akan digusur. Kalau terjadi penggusuran maka apa yg bisa kita lakukan, seharusnya pemegang proyek ini harus jeli dan jangan sembarang pasang,” tegas Baihaqi dalam statmentnya.

Ia melanjutkan, apalagi pipa yang dipasang saat ini hanya berukuran 2 inchi. Yang kemudian pada saat pemasangan pipa galiannya tidak dalam, sehingga sepanjang jalan pipa terlihat dan berpotensi pecah karena dilalui banyak kendaran.

” Jika sudah pecah, tentu akan memakan biaya, dan akan ada biaya maintenance yang dikeluarkan dari desa. Jadi saya rasa, dengan pipa yang ada sekarang tdk maksimal dengan komposisi 200 SR yang dipakai dan ditambah 30 SR menjadi 230 SR,” pungkasnya.

Terakhir Kades menyampaikan, kami dari Pemdes Goa memiliki solusi yaitu, dengan melakukan pemasangan sumur bor baru di dua titik, dan sumber mata air akan kita perbesar. Selain bisa menampung kebutuhan air petani Ai’ bual yang dialirkan ke area persawahan dan dapat juga dimanfaatkan oleh Pamsimas nantinya.

” Tujuannya untuk menghindari kekeringan dimusim kemarau, sehingga kita berharap kepada warga agar berhemat ketika nanti sudah masuk musim kemarau,” tutup Kades Baihaqi.

Dan untuk diketahui, bahwa sumur yang digunakan oleh Pamsimas adalah sumur Ai’ Bual, dimana sumur Ai’ Bual merupakan sumber mata air bagi petani. Namun saat dikelola Pamsimas keberadaan sumur justru tidak bisa dimanfaatkan petani.

Sebelum berita ini diturunkan, pihak media mencoba menghubungi pengelola dari program Pamsimas dalam rangka meminta klarifikasi juga belum memberikan tanggapan.(Mn-Wend)

Related posts

Kepala Desa Beru Jereweh Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya H.W.Musyafirin dan Fud Syaifuddin Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat Periode 2021-2025

Redaksi Magaparang

H.Riyadi Mengucapkan Selamat Atas Dilantiknya H.W.Musyafirin dan Fud Syaifuddin Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Periode 2021-2025

Redaksi Magaparang

Kades Dasan Anyar Salurkan BLT DD Tahap Dua Dan PKH

Redaksi Magaparang

Leave a Comment